Feeds:
Posts
Comments

Mount of filesystem failed.
A maintenance shell will now be started.
CONTROL-D will terminate this shell and retry.
root@server-desktop:”#

Pagi-pagi dah dapat error gak bisa booting ke system karena directory system unmount akibat listrik mati saat komputer lagi nyala. dengan dua langkah saja, alhamdulillah bisa selesai.

sudo fdisk -l

kemudian dilanjutkan dengan

sudo fsck.ext2 /dev/sdax

ext2 disesuaikan dengan type file system bisa ext3 atau ext4, sedangkan untuk x adalah urutan filesystem di hardisk yang digunakan bisa 1,2,3,…dst

attr_accessor adalah method yang digunakan untuk proses set dan get dari accessor (pengakases variabel), Sesuai dengan Mantra dari DRY (Don’t Repeat Yourself),  dengan menggunakan method ini kita tidak usah repot menduplikasi method yang sama secara berulang-ulang hanya untuk men-set variabel  dari method initialize.

Pengetahuan tentang attr_accessor dibutuhkan karena adakalanya untuk suatu kebutuhan tertentu method ini tidak kita gunakan, untuk lebih jelasnya saya buat sebuah code sederhana yang lengkap tanpa menggunakan attr_accessor.


class Orang
    #attr_accessor :nama, :kelamin

    #attr_writer :nama
    #attr_reader :nama
    #attr_writer :kelamin
    #attr_reader :kelamin

	def initialize( aNama, aKelamin )
		@nama       = aNama
		@kelamin    = aKelamin
	end
	#set accessor untuk @nama
	def nama=( aNama )
		@nama = aNama
	end
        # get accessor untuk @nama
	def nama
		return @nama
	end
        # set accessor for @kelamin
	def kelamin=( aKelamin )
		@kelamin = aKelamin
	end
	# get accessor untuk @kelamin
	def kelamin
		return @kelamin
	end
end

t = Orang.new("Asep", "Lelaki tulen")

puts(t.nama)
puts(t.kelamin)

silahkan anda mencobanya dengan melakukan comment pada masing-masing. Saya masukan juga method attr_writer dan attr_reader yang dapat digunakan untuk set accessor dan get accessor instance variable.

class Orang
    attr_writer :nama
    attr_reader :nama
    attr_writer :kelamin
    attr_reader :kelamin
	def initialize( aNama, aKelamin )
		@nama       = aNama
		@kelamin    = aKelamin
	end
end

t = Orang.new("Asep", "Lelaki tulen")
puts(t.nama)
puts(t.kelamin)

kemudian coba code ini,


class Orang
    attr_accessor :nama, :kelamin
	def initialize( aNama, aKelamin )
		@nama       = aNama
		@kelamin    = aKelamin
	end
end

t = Orang.new("Asep", "Lelaki tulen")
puts(t.nama)
puts(t.kelamin)

Saya pernah diminta bantuan oleh temen untuk meng-upload aplikasi PHP yang dia buat dengan menggunakan aplikasi FTP Server ke server yang dia miliki. tapi entah mengapa selalu saja gagal, kalau tidak salah besar filenya sekitar 23 MB, ukuran yang besar menurut saya untuk aplikasi web, tapi saya maklum karena teman saya ini masih menggunakan  table untuk membuat aplikasinya. padahal cara ini  sudah ditinggalkan sekitar 5-10 tahun yang lalu, saat ini cara yang digunakan adalah tablesles dengan CSS-nya.

Sampai tulisan ini diturunkan, saya masih belum melihat kemunculan aplikasinya di url-nya. Saya hanya ingin mengajukan usul pada temen saya, gimana kalau menggunakan Capistrano aplikasi ringan yang sangat powerfull untuk deployment.

ini adalah resep dasar yang bisa dikembangkan,

set :application, "Nama aplikasi" akan dibuatkan folder sesuai nama aplikasi
set :repository,  "alamat_repository" //  `accurev`, `bzr`, `cvs`, `darcs`, `git`, `mercurial`, `perforce`, `subversion` or `none`
set :domain, "domain_name"  //bisa dimasukan IP address server

#  `accurev`, `bzr`, `cvs`, `darcs`, `git`, `mercurial`, `perforce`, `subversion` or `none`
# your SCM below:
# contoh dibawah saya pake GIT
set :scm, :git
set :scm_checkout, "master"

# SSH Settings
set :user, "username"
set :password, "password_username"
set :deploy_via, :remote_cache

role :web, domain                          # Your HTTP server, Apache/etc
role :app, domain                          # This may be the same as your `Web` server
role :db,  domain, :primary => true # This is where Rails migrations will run
role :db,  domain

set :deploy_to, "/srv/www/" #alamat folder yang bisa diakses oleh serverHost
set :document_root, "/srv/www/" #alamat folder yang bisa diakses oleh serverHost

# namespace :deploy do
#   task :start {}
#   task :stop {}
#   task :restart, :roles => :app, :except => { :no_release => true } do
#     run "#{try_sudo} touch #{File.join(current_path,'tmp','restart.txt')}"
#   end
# end

namespace :deploy do
  task :update do
    update_code
    symlink
  end

 task :finalize_update do
    run "chmod -R g+w #{releases_path}/#{release_name}"
  end

task :symlink do
    run "ln -nfs #{current_release} #{deploy_to}/#{current_dir}"
    run "ln -nfs #{deploy_to}/#{current_dir} #{document_root}"
  end

  task :migrate do
    # nothing
  end

  task :restart do
    # nothing
  end
end

jika tertarik silahkan dicoba, dijamin lebih memuaskan daripada menggunakan aplikasi ftpserver, untuk lebih mendalaminya silahkan berkunjung ke sini

Older Posts »